Selamat Malam, Pagi!

Selamat malam, Pagi.

Romantic_Morning__by_MissAyleen

Cukup lama kita tak bersua. Kenapa kubilang cukup lama? Karena hampir seminggu penuh kita tak berjumpa–sedetikpun. Meski beberapa kali melodimu melantun lembut di telingaku. Tidak, tidak selama biasanya memang. Tapi cukuplah untuk menenangkanku. Membuatku tau, kau tetap dan selalu ada, meski waktu membuat kita tak bertemu–sementara.

Ah! Kembali lagi ya. Seminggu ini aku terus saja bertanya-tanya tentang kabarmu. Meski sebenarnya, rangkaian katamu tak pernah absen menemaniku. Aku merasa dekat sekaligus jauh, karena ketidakadaanmu di keseharianku membuatku uring-uringan tak menentu. Ya, tak menentu.

Keadaan sementara seperti ini membuatku ingat pagi itu. Pagi kita, Pagi. Ingatkah? Ketika aku dan kau duduk berdua.. menyesap secangkir teh pagi kita. Bercengkrama dan beberapa kali saling melempar tawa. Hangat. Suasana pagi yang hangat, Pagi. Ingatkah? Bahkan, berusaha melupakan pun, aku tak bisa.

Kemudian bergulir lagi pagi-pagiku yang lain bersamamu, Pagi. Masih ingatkah? Kali pertama kau meminjamkanku hangatmu. Pagi itu tidak ada yang bisa menyaingi kehangatan yang kurasa. Tidak ada, seorang pun–apapun–yang mampu menandingi. Harum pagi menyerbak membuat hangat menjadi berbeda–tak terdefinisi. Seperti hangatmu, Pagi. Sepertimu..

Pagi lainnya.. ketika berjalan berdua menyusuri tempat dipertemukannya kita. Ingatkah? Pagi itu masih sangat gelap. Kita, sambil bertukar cerita, berjalan setapak demi setapak menuju rumahNya. Iya, kita sedang menabung pahala–saatnya berbincang denganNya. Itu pagi pertama kita, kurasa. Pagi tak terlupakan di salah satu daftar pagi-paling-tak-terlupakanku-denganmu. Sederhana memang. Hanya berjalan beriringan denganmu, Pagi.

Masih banyak pagi-pagi yang tak bisa kutulis disini dengan kalimat indah. Karena pagiku terlalu indah untuk sekedar ditulis dengan rangkaian 26 huruf yang ada. Rasanya, tak akan ada habisnya. Kau.. setuju denganku bukan?

31356654_b9e1aae9b4

Dan… akhirnya, setelah seminggu ini dengan ketiadaanmu, aku bisa menyambutmu dengan senyum selamat malamku, untukmu, Pagi. Menyambutmu, menyambut harimu. Sinar hangat yang sudah kurindukan. Selamat malam, Pagi. Aku sudah berdiri di depan pintu kamarmu. Surprise! 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s