Tolong.. Jangan Pergi!

Untuk seorang teman baik, sangat baik..

Aku menulis ini untukmu. Dalam keresahan yang tak mampu dituang dengan kata-kata, aku memohon kepadamu. Tolong.. Jangan pergi! Entah sudah berapa pesan yang kukirimkan kepadamu.. Namun, nihil–tak ada jawaban sama sekali. Tolong.. Jangan begini lagi. Aku mohon padamu.. Tolong jangan seperti ini lagi.

Aku tau, kita sedang tidak baik saja. Tepatnya, kau marah padaku. Hal kecil yang entah bagaimana menjadi besar–karena ketidakpekaanku dan juga emosimu. Ini adalah pertengkaran yang tidak perlu terjadi diantara kita. Sama sekali, tidak perlu. Maka, sekali lagi.. Maafkan aku. Maafkan aku.. Sungguh, aku tak ingin kita seperti ini. Aku kesal pada diriku sendiri karena aku yang membuat begini.

Maaf. Maafkan aku kalau aku membuatmu benci. Maafkan aku kalau aku membuatmu kesal. Maafkan aku… Dan kita kembali seperti biasanya, bisa? Maaf aku mengirim pesan padamu berkali-kali dan berkata ada hal yang ingin kuceritakan padamu. Ya, memang ada yang segera diceritakan padamu. Namun, sebenarnya aku hanya ingin memastikan bahwa kita sudah baik-baik saja. Singkatnya.. aku rindu. Aku rindu kita. Obrolan yang tidak pernah ada habisnya itu. Aku rindu.

Kau tau, saat kita duduk bersama di kantin siang itu kita saling diam selama 20 menit. Saat itu, aku tak berani membuka percakapan tentang kita–apakah kita baik-baik saja atau tidak. Dalam kebimbangan itu kau mungkin tak menyadari.. Tanganku gemetar hebat. Aku kaget. Aku tak tau harus apa. Yang aku tau, saat itu aku merasa takut–takut untuk memulai percakapan, takut kalau-kalau kau pergi.. lagi. Aku mencoba meredam gemetar itu, tapi tak berhasil. Semua diluar kendali diriku. Aku takut.. Aku takut kalau hal ini akan menjadi penyakit psikologis–trauma, paranoid. 20 minutes of silence which I hate, seriously. I wish I would have never had such an experience with you. However, I did.

Aku pernah mengutarakannya padamu kan? Kalau kau memang marah padaku, marahlah, katakan langsung padaku. Tapi, jangan pernah sekalipun, seharipun, mendiamkanku–bersikap cuek padaku. Tolong.. Jangan pernah lakukan itu padaku. Kalau kau memang sedang ingin sendiri, katakanlah. Kalau kau merasa aku terlalu berlebihan, katakan padaku, suruhlah aku untuk menjauh dulu. Aku pasti akan menurutimu. Tapi… Satu hal saja, tolong berjanji padaku. Jangan pernah pergi lagi dengan tanpa alasan dan diam begitu lama. Aku mungkin akan terlihat baik-baik saja, tapi psikisku? Tidak akan pernah sama. Sudah cukup aku kehilangan, dan.. kepergianmu, cukuplah saat itu saja. Tolong.. Aku semakin takut ketika waktu mulai berjalan menuju bulan yang sama ketika kau tau-tau pergi setahun lalu. Tolong… Aku mohon…

Kalau memang adaku tak membawa kebaikan kepadamu dan satu kesalahanku membuatmu marah, tolong, setidaknya katakan padaku. I cannot reach you since yesterday. I texted you to text me back if you are free, but I see, I am not worth it. If I am the only one who always fight for us, I don’t know how long I can hold it. Honestly, I am sick of it, but, even I know I am so tired, I just cannot stop. I want to keep our friendship. Nothing lasts forever, but I believe it does if we try to fight for it. Then… Ini surat singkatku. Entah kau membacanya atau tidak. Entah kau peduli atau tidak. Yang harus kau tau adalah… Secerewet apapun aku, senyebelin apapun aku, se-enggak tau dirinya aku, seribetnya aku, itu karena aku peduli tentangmu. Just it.

Maaf.. aku menangis untukmu. Mengetik ini dalam gelap sambil berdoa untuk ukhuwah kita. Pun berharap ada pesan masuk di handphone-ku. Aku tau kau baik-baik saja dan akan selalu baik-baik saja. Aku cuma ingin kau tau.. I need you now. Sorry.. :”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s