Status

Collision

Di suatu waktu, kita mungkin bertemu lagi dengan seseorang dari masalalu. Mungkin saja seorang kawan lama yang pernah kita kenal dulu. Mungkin juga seseorang yang baru kita sadari kalau kita pernah berada di satu atap sekolah yang sama dulu. Kita, tiba-tiba saja bertemu lagi. Ia bertabrakan dengan takdir-takdir kita kembali.

Di sebuah pertemuan, kita mungkin akan mendapati fakta bahwa seseorang yang ada dihadapan kita ternyata pernah hadir di masa muda kita. Mungkin dia pernah menjadi dunia bagi kita, yang apapun tentangnya kita ingat sampai sekarang. Mungkin juga dia bukan siapa-siapa, yang tau namanya saja tidak apalagi wajahnya. Tapi, takdir mempertemukan kita kembali dengan seseorang itu. Merangkai puzzle-puzzle yang hilang ini.

Dan di suatu ketika, kita mungkin baru menyadari seseorang yang tiba-tiba hadir di hidup kita adalah seseorang yang takdirnya pernah kita temui di persimpangan. Mungkin saja waktunya di hidup kita memang sekarang, padahal bisa saja kita sudah saling bertabrakan sebelumnya. Mungkin Tuhan yang berkata,belum, belum saatnya kalian berpapasan.’ Mungkin juga kehadirannya sekarang yang akan menentukan seberapa penting perannya di hidup kita, meski kita tidak tau ia akan tinggal atau malah pergi di suatu waktu. Mungkin semesta hanya ingin menguji tentang jarak dan takdir,

‘tidak ada jarak yang jauh selain waktu, tidak ada takdir yang dirancang selain pertemuan.’

Kata seorang teman, jarak kita cuma waktu. Jarak kita dengan masalalu, masa kini, dan masa depan. Jarak kita dengan pertemuan-pertemuan dengan seseorang. Jarak kita dengan takdir. Jarak kita dengan benang-benang kusut kisah cinta masa sekolah dulu. Jarak kita dengan seseorang yang tiba-tiba datang di hadapan kita tanpa aba-aba dulu. Semua itu, jaraknya cuma soal waktu.

And maybe, our time is just perfect to make a beautiful collision of our own fates. The meetings, the talks, and all the shared feelings are, maybe, meant to be the worth having collision as we are ready to fill our lives with each other’s presence. Like what Lang Leav says,

‘…our lives were fated to converge like some cosmic dance. I know there is a terrible distance between us. But our bodies are made of celestial light, and we are hurtling through space and time, toward the most beautiful collision.’ (Twin Flames – Lang Leav)

Semoga di suatu hari, kita akan saling mempersempit jarak dan memperpendek waktu. Lalu, kita akan saling bertemu di persimpangan takdir. Entah untuk berpapasan atau malah bertabrakan. Kalau saja kita pernah saling bertukar sapa di masa lalu, semoga kali ini kita menulis kisah yang lebih indah, entah untuk diakhiri dengan titik atau dilanjutkan dengan koma. Kalau saja kita adalah dua sosok asing yang baru saja bertemu, semoga masing-masing bisa mengisi jeda yang telah dibuat oleh jarak, boleh jadi dirajut dengan rinduΒ atau malah disambung dengan luka. Semoga jarak mengajarkan kita untuk bersabar, bahwa waktu tak pernah ingkar, bila sudah saatnya kita akan bertemu, entah bertemu kembali atau bertemu pertama kali. Karena sejatinya tiap manusia dipertemukan untuk dua hal: dipersatukan atau dipisahkan.

Bukankah jarak kita cuma waktu?

***

Writer’s note:

Ceritanya terinspirasi dari pertemuan-pertemuan orang-orang lama tapi rasa orang baru. Pernah saling bertukar sapa tapi tidah pernah saling berbagi cerita. Seolah memang belum saatnya. Soal jarak cuma waktu terinspirasi dari lirik lagunya Jalan Pulang. Kupikir memang jarak kita dengan orang lain adalah waktu. Mungkin kita merindukan sahabat lama kita di masa lalu. Mungkin kita merindukan jodoh yang tak kunjung terlihat hilalnya. Hahaha. Atau mungkin kita merindukan sosok seseorang yang berada di lain kota. Selamat merajut jarak dengan rindu! Tenang saja, time will make you two have the most beautiful collision. Cheers! ❀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s